Apa Itu Suspend, Trading Halt, dan Auto Reject pada Investasi

2 min read

Apa Itu Suspend, Trading Halt, dan Auto Reject pada Investasi

Ketahui apa itu Stop Trading dan Deeper Suspension Trading

Apa Itu Suspend, Trading Halt, dan Auto Reject pada Investasi

Apa itu perhentian perdagangan?

Suspensi perdagangan adalah penghentian sementara atau penghentian sementara perdagangan saham karena IHSG atau indeks harga saham pada batas tertentu. Tujuannya agar dapat menghadapi situasi darurat dan menjaga perdagangan efek yang tertib, efisien dan adil. Dengan cara ini, Halt Trading diharapkan dapat menstabilkan dan mengendalikan harga saham emiten di pasar modal yang sedang menurun.

Stop perdagangan biasanya dilaksanakan dalam waktu 30 menit, setelah itu perdagangan di bursa saham Indonesia dapat dilanjutkan. Penghentian sementara ini dilakukan untuk mengatasi penurunan IHSG dan meminimalisir jatuhnya nilai kapitalisasi pasar modal.

Ada beberapa kategori keadaan darurat lain yang memerlukan pengamanan yang berbeda dengan kebijakan gangguan perdagangan. Situasi darurat tersebut adalah:
1. Domestik (internal)

Gangguan sosial, politik dan keamanan.
Masalah teknis dengan sistem perdagangan jarak jauh dan/atau di JATS.
Masalah teknis sistem penjaminan atau penyimpanan KPEI, sistem kliring dan penyelesaian KSEI.
Gangguan infrastruktur sosial seperti telekomunikasi, jaringan listrik, transportasi dan telekomunikasi.

2. Luar Negeri (eksternal)

Pengumuman Federal Reserve AS
Sentimen pelaku pasar regional dan global
Kursus dolar
harga minyak dunia
Dan seterusnya

Dalam hal terjadi penurunan IHSG yang sangat tajam pada hari perdagangan yang sama, berdasarkan Surat Perintah Kepala Divisi Pengaturan Pasar Modal 2A Otoritas Jasa Keuangan tanggal 10 Maret 2020 nomor S-274/PM.21/ Tahun 2020 terkait perintah penghentian sementara perdagangan di BEI atau Bursa akan melakukan tindakan sebagai berikut:

Penghentian sementara perdagangan saham selama 30 menit jika IHSG turun lebih dari 5 persen;
Penghentian sementara perdagangan saham selama 30 menit jika IHSG kembali mengalami penurunan lebih dari 10 persen;
Jika IHSG kembali mengalami penurunan lebih dari 15 persen. Penangguhan perdagangan, yang berlangsung sampai dengan akhir sesi perdagangan atau dapat berlangsung lebih dari satu sesi perdagangan, setelah mendapat persetujuan atau perintah dari OJK atau Otoritas Jasa Keuangan.

Apa itu penangguhan perdagangan?

Trading Suspend adalah cara untuk menghentikan semua trading dengan syarat tidak semua order telah dialokasikan dan ditarik secara otomatis oleh JATS. Kebijakan ini berlaku untuk situasi darurat. Keadaan darurat yang dimaksud bukan hanya kepanikan pasar yang bisa menyebabkan IHSG anjlok tajam. Keadaan darurat ini hampir sama dengan trading halt, antara lain:
1. Domestik (internal)

Gangguan sosial, politik dan keamanan.
Masalah teknis dengan sistem perdagangan jarak jauh dan/atau di JATS.
Masalah teknis sistem penjaminan atau penyimpanan KPEI, sistem kliring dan penyelesaian KSEI.
Gangguan infrastruktur sosial seperti telekomunikasi, jaringan listrik, transportasi dan telekomunikasi.

2. Luar Negeri (eksternal)

Pengumuman Federal Reserve AS
Sentimen pelaku pasar regional dan global
Kursus dolar
harga minyak dunia
Dan seterusnya

Konsekuensi dari penghentian perdagangan dan penangguhan perdagangan

Sekarang setelah Anda mengetahui apa yang dimaksud dengan penghentian perdagangan dan penangguhan perdagangan, ada konsekuensi untuk keduanya. Komisi Sekuritas dan Bursa Indonesia atau BEI dalam hal ini menggunakan dua istilah yaitu trading halt dan trading suspension, keduanya memiliki arti yang sama untuk membekukan atau menghentikan sementara perdagangan. Namun, keduanya memiliki konsekuensi yang berbeda. Episode-episode ini meliputi:.

Jika terjadi penghentian perdagangan, semua pesanan yang tidak teralokasi atau terbuka akan tetap berada dalam sistem perdagangan sekuritas otomatis JATS. Dengan cara ini, anggota bursa masih dapat menarik atau mengubah pesanan terbuka.
Jika perdagangan ditangguhkan, pesanan yang tidak terisi atau terbuka dapat ditarik secara otomatis oleh JATS. Dengan cara ini, anggota bursa tidak dapat lagi menarik atau mengubah.

Kedua kebijakan tersebut merupakan mekanisme yang dibuat oleh BEI sebagai langkah pengalaman untuk melindungi investor dari kerugian yang tidak wajar dalam waktu singkat dan untuk mengatasi berbagai situasi darurat yang tidak terduga. Jika terjadi kepanikan atau panic selling yang luar biasa di pasar saham pada Maret 2020 lalu, dapat mengakibatkan penurunan IHSG yang sangat tajam.

Sumber :