Bandara Xian Xianyang Top 10 Bandara di China

Kemajuan China di dunia perdagangan International tak pelak ikut mendongkrak industri dalam negeri China. Termasuk industri bandaranya. Salah satu yang di anggap strategis secara ekonomi adalah Bandara Xian Xianyang. Booming perdagangan dan masuknya China ke WTO serta perannya sebagai tuan rumah bagi Olimpiade 2008 lalu di Beijing dan World Expo di Shanghai membuat industri dalam negeri China bergairah. Berbarengan dengan itu, industri bandara di China pun tertantang untuk membangun dan memperluas infrastruktur bandara. Tak heran jika dalam beberapa tahun terakhir, reformasi industri bandara di China mengalami kemajuan yang besar.

Potensi Bandara Xian Xianyang

Banyak hal yang memberikan indikasi positif. Misalnya manajemen bandara kini dilokalisir. Dari sisi lain China makin membuka diri untuk air freedom rights. Sistem investasi pun mengalami perubahan drastis. China kini mendorong pemanfaatan modal asing untuk membangun bandara. Kenyataanya berbagai kemajuan tadi memang telah memberi momentum besar bagi industri bandara di China. Sederetan panjang bandara-bandara di China sibuk menjalani permak. Mulai dari diperluas, dipercantik, direlokasi, atau bahkan masih dibangun. Satu di antaranya adalah Xi’an Xianyang International Airport. Dari segi kepentingan ekonomi, keberadaan bandara besar seperti diproyeksikan pada bandara Xianxianyang dipandang penting dalam pertumbuhan ekonomi. Khususnya dibagian utara wilayah Barat China. Wilayah barat laut China sejak dulu memiliki tingkat pertumbuhan lebih rendah dibandingkan dengan wilayah pesisir. Terletak di pinggiran Xian City, Shanxi, bandara Xianxianyang dianggap penting karena potensinya sebagai hub bandara bagi China bagian barat.

Saat ini banyak orang China melakukan perjalanan udara dari kota ke kota. Ini tampak pada pertumbuhan penumpang yang sangat pesat dibagian utara wilayah barat China. Termasuk di Bandara Xianxianyang. Tahun 1998, tercatat lebih dari 2,8 juta orang. Padahal perhitungan di atas tahun 2000 jumlah penumpang diperkirakan baru sekitar 2,4 juta orang. Mau tak mau keadaan ini mendorong kebutuhan untuk mengembangkan bandara tersebut. Tak hanya demi mengantisipasi lonjakan penumpang, pengembangan bandara juga diharapkan dapat mengakomodasi penerbangan regional dengan lebih baik. Langkah besarnya adalah sistem hub and spoke.

Bandara Xian Xianyang Menjadi Hub Terdepan Di China

Proyek pengembangan bandara Xian xianyang dimulai tahun 2001. Saat itu bandara tersebut sudah 10 tahun dibuka. Sebelum bandara Xianxianyang dibangun Xi’an dilayani oleh Xi’an Xiguan Airport. State Council RRC dan CMC mengajukan proposal untuk membangun bandara sipil di area pangkalan udara Xianxianyang. Agustus 1987 pembangunan bandara Xianxianyang dimulai. Pembangunan selesai dan dibuka pada 1 September 1991, bandara Xiguan pun ditutup. Tahun 2007, proyek perluasan bandara tahap dua pun dimulai. Proyek dengan investasi sebesar RMB 7,292 miliar ini dijadwalkan bisa mulai beroperasi 2010 dan tuntas 2020. Kemapanan bandara ini dengan potensinya otomatis menarik minat dari luar China. Operator Frankfrurt Airport, Fraport, dari Jerman sejak awal tahun 2007 telah menjadi salah satu pemegang saham dibandara ini.

Berbagai segi potensi dimiliki bandara Xian xianyang. Mulai dari posisi secara strategis maupun ekonomis, hingga tampilannya yang moderen didukung fasilitas yang juga modern. Pantas rasanya jika bandara Xianxianyang makin pede dalam memposisikan diri sebagai salah satu hub penerbangan terdepan di China. Motto “Try To Be An Exellent Transferring Airport” sepertinya menggambarkan bagaimana bandara Xianxianyang belum akan berhenti menggali potensinya.

Leave a Comment