Informasi Penting Lainnya Mengenai Ujian TOEFL

2 min read

informasi-ujian-toefl

Penjelasan, jenis ujian dan informasi penting lainnya tentang ujian TOEFL

informasi-ujian-toefl

Test of English as a Foreign Language, atau sering disingkat TOEFL, adalah tes kecakapan bahasa Inggris yang digunakan sebagai prasyarat atau referensi yang diperlukan bagi siswa yang tidak berbahasa Inggris untuk mendaftar ke universitas di Amerika dan Kanada. TOEFL juga digunakan di beberapa negara lain seperti Eropa dan Australia sebagai pertimbangan kemampuan bahasa Inggris calon mahasiswa. Tes TOEFL dibuat pada tahun 1962 sebagai rekomendasi oleh Dewan Nasional Amerika, yang terdiri dari perwakilan dari tiga puluh organisasi pemerintah dan swasta, untuk memungkinkan calon siswa belajar di Amerika.

TOEFL pertama kali diperkenalkan pada tahun 1964 oleh Modern Language Association (asosiasi profesional untuk ahli bahasa dan sarjana sastra). Pada tahun 1965, Dewan Perguruan Tinggi (sebuah asosiasi lebih dari 5.900 sekolah, perguruan tinggi, universitas, dan lembaga pendidikan lainnya) dan Educational Testing Service (organisasi penilaian dan pengujian pendidikan) ditunjuk untuk melanjutkan program pengujian TOEFL. Pada tahun 1973, dewan Graduate Record Examination bermitra dengan ETS dan College Board untuk mengimplementasikan program TOEFL.

Kemajuan tes TOEFL

Secara umum, TOEFL telah melihat beberapa perubahan dalam konsep dan isi tes

1. Tahap pertama 1964-1979

Diferensiasi komponen keterampilan dan pengetahuan bahasa

Bentuk tes pilihan ganda meliputi kosakata, pemahaman bacaan, pemahaman mendengarkan, pengetahuan tata bahasa dan struktur bahasa Inggris

2 Tahap kedua 1979-2005

Pengetahuan dasar (mendengarkan, membaca, struktur dan tata bahasa) serta keterampilan menulis dan berbicara

Selain pilihan ganda, ditambah tes terpisah keterampilan menulis atau TWE (Test Bahasa Inggris Tertulis) dan keterampilan berbicara atau TSE (Test Bahasa Inggris Lisan)

3. Tahap ketiga tes IBT 2005-sekarang

Pengembangan kompetensi komunikatif atau kemampuan menggunakan keterampilan bahasa dalam konteks komunikasi yang relevan

Pengembangan akademik yang membutuhkan keterampilan reseptif dan produktif, semua keterampilan meliputi membaca, mendengar dan menulis, dan item pilihan ganda dalam mendengarkan dan membaca.

Dengan penjelasan di atas, kita bisa mengikuti perkembangan tes TOEFL dari kemunculannya yang pertama hingga saat ini. TOEFL sekarang tidak hanya mengacu pada komponen tertentu seperti grammar atau kosakata bahasa Inggris saja, tetapi telah berkembang. TOEFL sekarang mengacu pada kompetensi komunikatif atau kompetensi komunikatif yang berfokus pada penggunaan pengetahuan linguistik dalam konteks komunikasi yang relevan, terutama dalam konteks akademik. Dalam konteks akademik ini, bahasa digunakan secara terpadu, reseptif (menyimak, membaca) dan produktif (berbicara, menulis).

jenis tes TOEFL

Tes berbasis kertas (PBT)

Paper-based test adalah tes TOEFL tertulis yang dilaksanakan di area tertentu. Setelah munculnya IBT, sebenarnya PBT sudah tidak berlaku lagi, namun demikian PBT masih banyak digunakan di beberapa daerah, termasuk Indonesia. Secara umum, PBT berlangsung sekitar dua jam dan terdiri dari 4 bagian, yaitu:

Mendengarkan (30-40 menit)

Listening terdiri dari tiga bagian yaitu Party A, Part B dan Part C. Part A terdiri dari 30 pertanyaan dengan dialog pendek, Part B terdiri dari 8 pertanyaan dengan dialog panjang dan Part C terdiri dari 12 pertanyaan dengan ceramah atau ceramah.

Struktur dan ekspresi tertulis (25 menit) Struktur dan ekspresi tertulis terdiri dari 40 pertanyaan, yang dibagi menjadi dua bagian. Bagian A terdiri dari 15 pertanyaan pilihan ganda (menyelesaikan kalimat dengan benar) dan Bagian B berisi 25 pertanyaan pilihan ganda untuk membantu mengidentifikasi kalimat atau kata yang salah.
Reading Comprehension (55 menit) Reading Comprehension berisi 50 pertanyaan tentang reading comprehension.
Menulis (30 menit) Tes menulis terdiri dari esai 250 hingga 300 kata.

Penilaian tes berbasis kertas

Skor TOEFL PBT dibagi menjadi tiga sub kategori, yaitu pendengaran 31-68, penataan 31-69, dan membaca 31-67. Total skor untuk TOEFL PBT berkisar antara 310-677. Khusus untuk TWE, tidak digabungkan dengan skor PBt secara keseluruhan, karena TWE memiliki skor tersendiri, yaitu pada skala 0-6. 2.

Tes berbasis internet (IBT)

IBT memakan waktu sekitar 4 jam dan terdiri dari 4 bagian. Yang pertama adalah membaca, mendengarkan, berbicara, dan menulis. Tes ini berfokus pada penggunaan akademik bahasa Inggris yang digunakan di universitas.

membaca

Membaca terdiri dari 4-6 teks masing-masing 700 kata. Teks ini membutuhkan pemahaman bacaan seperti sebab dan akibat, perbandingan

Sumber :