Kontak sosial: definisi, bentuk, sifat, istilah, faktor

1 min read

Kontak-sosial-definisi-bentuk-sifat-istilah-faktor

Definisi kontak sosial
Buka baca cepat

Kontak sosial adalah interaksi setiap bagian dari hubungan, baik melalui diskusi, konsultasi, atau penghormatan, dan tidak selalu terjadi melalui kontak fisik, karena orang dapat melakukan kontak sosial dengan bagian lain tanpa membangkitkan mereka, seperti B. Konsultasi oleh telepon, radio dan surat. Oleh karena itu, interaksi fisik bukanlah syarat utama untuk melanjutkan kontak sosial, bahkan perkembangan teknologi juga mengubah definisi kontak sosial itu sendiri, dimana kontak sosial tidak perlu melalui gesekan fisik.

Kontak-sosial-definisi-bentuk-sifat-istilah-faktor

Fitur kontak sosial

Berikut adalah beberapa ciri kontak sosial, yaitu:

Jumlah pelakunya lebih dari satu orang
Terjadinya komunikasi antar aktor melalui kontak sosial
Miliki maksud atau tujuan yang jelas
Diimplementasikan dengan pola sistem sosial tertentu

Bentuk kontak sosial

Ada dua bentuk kontak sosial:
1. Berdasarkan metode kejadiannya

Berdasarkan prosedurnya, ada dua jenis kontak sosial antara lain:

Kontak sosial utama

Kontak sosiallah yang terjadi secara terbuka dalam konseling, baik melalui gesekan fisik maupun tidak melalui gesekan fisik.
Baca lebih lanjut: Tata Kelola yang Baik

Contoh kontak sosial utama

Diantaranya adalah berjabat tangan, berdebat, melihat bahasa dan tersenyum.

Kontak sosial sekunder

Ini adalah kontak sosial yang tidak berlangsung secara terbuka, tetapi menggunakan cara-cara tertentu.

Contoh kontak sosial sekunder

Ini termasuk telepon, surat dan televisi.
2. Berdasarkan beberapa peserta

Berdasarkan beberapa orang yang telah berpartisipasi, terdapat tiga jenis kontak sosial antara lain:

Kontak orang ke orang

Ini termasuk kontak antara karyawan dan karyawan, kontak antara manajer dan karyawan.

Kontak antar kelompok

Diantaranya lomba futsal antar sekolah menengah pertama dan lomba cerdas cermat antar sekolah menengah pertama.

Kontak dari orang ke grup

Diantaranya adalah fakultas dengan mahasiswa dan fakultas dengan komunitas.
Fitur kontak sosial

Kontak sosial memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Kontak sosial bisa positif dan negatif. Jika kontak sosial mengarah pada kerja sama, itu berarti positif, jika itu mengarah pada konflik, atau jika konflik berarti negatif.
Kontak sosial bisa primer dan sekunder. Kontak sosial primer terjadi ketika peserta dalam interaksi bertemu langsung. Misalnya kontak antara guru dan siswa, dll. Kontak sekunder terjadi ketika interaksi terjadi melalui perantara. Pembicaraan missal melalui telepon, ponsel dll.

Kondisi terjadinya kontak sosial

Di bawah ini adalah beberapa syarat untuk kontak sosial:
1. Adanya kontak sosial

Berdasarkan proses yang berlangsung, kontak sosial dibedakan menjadi dua bagian, yaitu:

Kontak utama adalah langsung, tatap muka, baik melalui kontak fisik atau tidak, mis. B. Berjabat tangan, berbicara, bahasa isyarat, tersenyum.
Kontak sekunder terjadi secara tidak langsung melalui media tertentu, misalnya melalui TV, telepon dan lain-lain.

Berdasarkan jumlah orang yang terlibat, kontak sosial dapat dibedakan:

Kontak antar individu. Misalnya: kontak antara guru dan guru, antara penjual dan pembeli dan lain-lain.
Kontak antarkelompok. Misalnya, pertandingan sepak bola yang mempertemukan dua tim sepak bola, pertandingan bola voli, pertandingan kuis, dan lain-lain.
Kontak antar individu dan kelompok. Misalnya guru mengajar siswanya, dosen bersama peserta seminar, dan lain-lain.

Baca lebih lanjut: Mamalia
2. Komunikasi

Komunikasi adalah reaksi atau reaksi seseorang terhadap tindakan tertentu orang lain. Dalam hal ini, komunikasi terjadi setelah kontak sosial.

 

BACA JUGA :