Pesawat Latih Chipmunk Siapa Saja Penggunanya

Agaknya kurang dapat dipercaya bahwa ketika Angkatan Udara Kerajaan Inggris menggunakan pesawat latih Chipmunk, sebagai pesawat latih yang paling lama bertugas. Pesawat ini dirancang di Kanada oleh sekelompok teknisi Polandia yang berkiprah di Kanada. Ketika Polandia diserang pada tahun 1939, pemerintah Polandia mengungsikan tenaga-tenaga terampil mereka ke Inggris agar dapat digunakan sewaktu-waktu diperlukan. Melalui Wsieviod Jakimiuk, yang pernah memiliki brio desain dan pernah bekerjasama dengan de Havilland Aircraft of Canada Ltd. Mereka dengan mudah bisa bergabung dengan perusahaan tersebut.

Di Kanada, Jakimiuk dan teman-teman nya mengerjakan pengembangan DH98 Mosquito. Tetapi,menjelang berakhirnya perang, mereka merancang sebuah pesawat pengangkut ringan baru dan sebuah pesawat latih dengan menggunakan mesin Gipsy Queen yang kemudian menjadi pengangkut ringan bernama DHC-2 Beaver dan pesawat latih yang dinamakan DHC-1 Chipmunk yang akhirnya akan menjadi cikal bakal dari de Haviland Tiger Moth. Tiger Moth menjadi pesawat latih yang tidak mudah untuk menerbangkannya sehingga menuntut kemampuan dari pilot untuk menerbangkannya. Namun ketika perang berakhir, desain pesawat tersebut telah memasuki umur yang kelima belas. Pesawat ini dibuat untuk dapat dioperasikan di lapangan rumput sekalipun, oleh karenanya, tidak dilengkapi dengan rem, sehingga tidak dapat dioperasikan melalui lapangan beton yang telah dibangun selama perang. Landasan pesawat terbang beralaskan beton dibangun pada masa perang untuk dapat menerima kedatangan pesawat-pesawat transportasi berat. Tanpa memiliki rem Tiger Moth sukar dibawa untuk melakukan manuver pada landasan keras, karena dasar kemudi pesawat ini berada pada kemudi sayap ekor. Bilamana dipaksakan untuk dapat mendarat langsung pada lapangan yang keras, kemudi ekor tidak akan mampu untuk mencapai manuver yang dimaksudkan.

Konsep Pesawat Latih Chipmunk

Konsep awal pembuatan pesawat latih Chipmunk adalah untuk memperkenalkan teknologi baru menggunakan monoplane bersayap rendah, yang terbuat seluruhnya dari logam dilengkapi dengan rem untuk dapat memudahkan penaganan pesawat dilapangan, pada cuaca berangin, tanpa dilengkapi dengan sistem elektronik komunikasi dan auto starter sebagai kelengkapan instrumen. Pada kenyataannya Chipmunk tetap diproduksi untuk kurun waktu 15 tahun, dan dibangun pada empat pabrik dengan jumlah total 1.283 pesawat. Kesemuanya digerakan dengan menggunakan mesin de Havilland Gipsy Major. Rancangan dan produksipertama Chipmunk dilakukan di Kanada, karena dalam keadaan perang hanyalah Kanada yang memungkinkan untuk dapat memproduksinya.

pabrik pesawat de havilland factory hatfield
sumber wikipedia

Pabrik-pabrik di Havilland di Hatfield dan Chester di Inggris, pada saat itu, sedang disibukkan dengan kegiatan memproduksi pesawat-pesawat besar seperti, Dove, Heron, Vampire, dan Comet. Kemudian, dua pesawat Chipmunk produksi pertama, dikirim dari Kanada ke Hatfield dan di evaluasi oleh Aeroplane and armament Experimental Establishment di Basombe Down. Sebagai kesimpulannya, menteri Pertahanan Udara memutuskan untuk mengambil alih desain ulang Chipmunk untuk kebutuhan Angkatan Udara Kerajaan Inggris menjadi spesification 8/48.

Perubahan Mesin Dan Instrument Pesawat Latih Chipmunk

Sejumlah 740 pesawat dipesan untuk dikerjakan sebagai impor dari Kanada, dengan harga dalam dolar, untuk menjadi proyek yang sama bilamana pesawat tersebut dikerjakan ke Inggris. Keseribu pesawat yang dikerjakan pembuatannya di Hatfield dan Chestre hanya membawa sedikit kemiripan dengan Chipmunk yang dikerjakan sebagai produksi Kanada pada Mei 1946. Spesifikasi dari kementrian Pertahanan Udara, antara lain termasuk kebutuhan radio dan autostarter sebagai instrumen standart, yang diperlukan untuk melakukan penerbangan tanpa menggunakan kemampuan melihat dari masnusia, disertai dengan penambahan kecil lainnya. Sebagai akibat dari penambahan itu, mesin yang digunakan perlu untuk diganti dengan mesin yang lain yang mampu untuk menerbangkannya. Gipsy MajorĀ  1C berkekuatan 130 hp diputuskan diganti dengan Gipsy Major 8 berkekuatan 145 hp untuk memutar baling-baling Fairey-Reed, yang terbuat dari logam dan dilengkapi dengan pompa vakum dan generator. Perubahan juga terjadi pada layout kokpit, desain kanopi, bentuk elevator, rem, dan dasar badan pesawat. Pesawat tersebut mengalami rancang ulang dengan menggunakan komponen dan instrumen elektronik, yang menjadi standar Angkatan Udara Kerajaan Inggris, dengan menggunakan bahan yang sesuai dengan spesifikasi Inggris.

Di Kanada sendiri, tiga produksi awal dievaluasi oleh Angkatan Udara Kanada, dan menjadi pesanan perdana untuk kepentingan Departemen Pertahanan Nasional DHC-1B-293 menggunakan mesin pendorong Gypsi Major 10/1-3 yang ditetapkan pada versi sipil milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris. Meskipun tidak terdapat desain ulang yang besar di Inggris pada Chipmunk , di Kanada dipasang blown Kanopi pada 59 pesawat yang dikenal dengan DHC-1b-295, dipesan oleh Angkatan Udara Kanada. Pada umumnya pesawat latih Chipmunk buatan Kanada yang berhasil dipasarkan berasal dari dua kelompok yang dibangun di Kanada. Tetapi, pesanan untuk DHC-1A-1 yang menggunakan Gipsy Major 1C terealisasi di Mesir, India, Inggris, Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan dan Uruguai.

Leave a Comment