Sejarah Filsafat, Tujuan, Pengertian Menurut Ahli dan Ciri-Ciri

2 min read

Sejarah-Filsafat,-Tujuan,-Pengertian-Menurut-Ahli-dan-Ciri-Ciri

Definisi Filsafat

Filsafat adalah studi tentang masalah umum dan juga fundamental untuk pertanyaan seperti keberadaan, alasan, pengetahuan dan pemikiran, nilai dan bahasa.

 

Sejarah-Filsafat,-Tujuan,-Pengertian-Menurut-Ahli-dan-Ciri-Ciri

Pengertian filsafat secara umum adalah kearifan (filosofi) yang memungkinkan adanya pandangan hidup yang menyeluruh berdasarkan refleksi pengalaman hidup atau pengalaman ilmiah.

Filsafat juga dapat diartikan sebagai ilmu yang berusaha mencari sebab-sebab dari segala sesuatu berdasarkan nalar atau nalar sedetail mungkin.
Pahami filosofi menurut para ahli

Menurut Johan Gotlich Kacau

Filsafat merupakan ilmu yang diturunkan dari ilmu yaitu ilmu pengetahuan umum yang menjadi dasar dari segala ilmu. Filsafat berurusan dengan semua bidang dan semua jenis pengetahuan untuk menemukan kebenaran dari yang nyata.

Setelah Aristoteles

Filsafat Merupakan tugas untuk memeriksa sebab dan prinsip dari segala sesuatu. Dengan cara ini filsafat memiliki karakter ilmiah yang sangat umum. Tugas menyelidiki penyebab dibagi antara filsafat dan sains.

Sejarah Filsafat Yunani Kuno

Zaman Yunani Kuno merupakan masa keemasan bagi perkembangan filsafat, karena pada masa itu setiap orang berhak menyampaikan gagasan dan pendapat tentang segala hal. Saat itu, orang Yunani dianggap sebagai tempat filsafat tanpa mempercayai mitos. Orang Yunani juga tidak langsung percaya pada suatu opini, tetapi akan menjadi subjek penyelidikan kritis.

Orang Yunani pada saat itu memiliki banyak filsuf terkemuka yang berpikiran kritis. Orang-orang terkenal saat itu antara lain:

  • Socrates (469-399 SM)
  • Aristoteles (384-322 SM).
  • Pythagoras (580-500 SM)
  • Plato (427-347 SM)
  • Thales (625-545 SM)

Tujuan filsafat

Di bawah ini adalah tujuan filsafat, yaitu:

  • Cari tahu sejarah perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dari berbagai bidang untuk mengajarkan banyak pelajaran
  • Lebih mendidik masyarakat dengan ilmu pengetahuan dan mampu mengevaluasi secara objektif hal-hal yang ada dalam kehidupan
  • Agar orang bisa bijak menjalani hidupnya di dunia.
  • Agar masyarakat terhindar dari egosentrisme dan keterbukaan pikiran.
  • Sehingga masyarakat bisa berpikir, berpendapat dan mandiri dalam hal-hal yang beragama dan kritis.
  • Sehingga manusia dapat mendalami berbagai unsur penelitian dasar, seperti memahami sumber, sifat, dan tujuan ilmu.
  • Sehingga guru, siswa, dan komunitas pembelajar memiliki pedoman untuk penelitian sains, terutama di bidang yang membedakan antara mata pelajaran saintifik dan non saintifik.
  • Sehingga ilmuwan lebih bersemangat mengembangkan ilmu dengan mencari kebenarannya

Visi filosofis

Berikut adalah visi filosofisnya, yaitu:

Pencegah

Sebagai gambaran filsafat yang sangat nyata
rautan

Filsafat berarti kita selalu bisa berpikir secara realistis dan juga masuk akal
Pindah perusahaan

Filsafat dapat membawa perubahan atau gerakan sehingga kita dapat melakukan sesuatu yang bernilai positif dan bermanfaat bagi kehidupan

Misi Filsafat

Berikut adalah misi filosofisnya, yaitu:

  • Bisa menjadi pusat ide atau pemikiran yang bisa dikembangkan dan diperhitungkan
  • Bisa berkembang lebih dalam lagi di bidang filsafat dan teologi
  • Dapat menyelenggarakan lembaga pendidikan akademik yang membahas ilmu filosofis dan teologi dalam dialog dengan ilmu terkait
  • Dapat memberikan kontribusi bagi kehidupan spiritual, budaya dan intelektual bangsa.

Ciri-ciri Filsafat

Ciri-ciri filsafat, yaitu:

Universal

Biasanya pemikiran filosofis memiliki karakter universal atau umum dan tidak terkait dengan objek spesifik lainnya. Misalnya, pemikiran tentang orang, keadilan, kebebasan, dll.

Tidak faktual

Ciri kedua dari filsafat adalah bahwa ia tidak faktual. Dalam hal ini, karena terdapat berbagai spekulasi yang bila ditanyakan menimbulkan kecurigaan. Namun, bukti tersebut tidak dicantumkan karena telah melampaui batasan berbagai fakta ilmiah.

Terhubung dengan nilai-nilai

Menurut C. J. Ducasse yang mengemukakan pendapat bahwa konsep filsafat adalah upaya manusia untuk mencari ilmu yang notabene disebut judgement. Oleh karena itu penilaian yang dimaksud adalah masalah baik dan buruk, moralitas dan amoralitas. Filsafat pada akhirnya adalah upaya untuk melestarikan nilai-nilai yang dikandungnya.
Terhubung dengan makna

Hal ini berkaitan erat dengan ciri-ciri filsafat pada butir 3, yang menyatakan bahwa filsafat memiliki nilai. Nilai ini memiliki makna yang harus dipahami dengan menggunakan ungkapan ilmiah yang masuk akal dan wajar. Oleh karena itu ide yang dihasilkan adalah istilah yang bermakna.

Implikasi

Implikasi adalah hasil yang ada dalam pemikiran filosofis. Dengan cara ini, ia harus menciptakan pemikiran baru yang berubah atau dinamis dan berkembang secara intelektual.

Demikian artikel dari pengajar.co.id yang berjudul “Memahami Filsafat”: Sejarah, Makna Ciri, Sasaran. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda.

Baca Juga: