Sistem Klasifikasi Strategi Udara

Berbicara tentang Sistem Klasifikasi Strategi Udara biasanya mengacu pada tiga macam kampanye udara. Yang pertama adalah serangan udara terhadap kekuatan udara lawan, infrastruktur nasional lawan, dan kekuatan darat/laut lawan. Meskipun idenya sama tetapi ternyata istilah yang digunakan oleh berbagai Negara ada yang tidak sama. Dalam artikel ini dibahas tiga perangkat penamaan kampanye udara selanjutnya disebut Perangkat I , Perangkat II , Perangkat III , yang diakhiri dengan kesimpulan perangkat mana yang paling tepat.

Strategi Udara tidak lain adalah “rencana umum penggunaan bala udara dalam perang”. Intisari dari rencana umum itu ialah macam-macam kampanye udara yang akan dilaksanakan, berdasarkan macam-macam sasaran yang akan dihancurkan dan prioritasnya. Sasaran itu mestilah sasaran yang dinilai akan menentukan tercapainya tujuan perang, yang biasa disebut titik berat musuh. Sejarah perang menunjukan bahwa titik-titik berat dalam perang yang satu tidak mesti sama dengan titik-titik berat dalam perang yang lainnya. Karena itu, penentuan titik-titi berat lawan dan kawan / sendiri merupakam kritis dalam proses perencanaan perang. Dua kasus perang yang lalu menunjukan fakta ini:

  • Dalam perang Vietnam ternyata yang menjadi titik berat pihak Vietnam (utara) adalah kekuatan (pertahanan) udara dan system pengangkutan serta daerah perbekalan sekitar Haipong dan Hanoi. Dengan kata lain, titik berat Vietnam berupa kekuatan udara dan infrastruktur nasional. Dikatakan demikian, karena ternyata setelah sasaran-sasaran itu dihancurkan melalui operasi udara Linebacker II selama 11 hari, Vietnam Utara mau diajak berunding untuk memberi kesempatan kepada AS menarik diri dari Vietnam secara terhormat.
  • Dalam konflik Malvinas yang menjadi titik-titik berat Argentina adalah kekuatan udara dan angkatan darat yang telah digelar di Kepulauan Malvinas. Inggris sama sekali tidak menyerang sasaran yang terletak didaratan Argentina. Blokade Inggris atas garis komunikasi laut dan udara antara daratan Argentina dan Kepulauan Malvinas yang panjangnya 400 mil menyebabkan masalah pembekalan dan perkuatan pasukan menjadi sangat gawat bagi Argentina.

Di atas telah disinggung , bahwa untuk menyatakan strategi udara, orang udara menyatakannya dengan istilah “macam kampanye udara”. Kampanye udara adalah serangkaian operasi-operasi udara yang dikoordinasikan untuk pencapaian suatu tujuan strategi udara. Penamaan kampanya udara didasarkan pada macam kompleks sasaran yang akan diserang, yang secara garis besar dibagi dalam 3 golongan yaitu:

  1. Kekuatan udara lawan, meliputi pangkalan udara, pesawat musuh di udara, dan system pertahanan udaranya dalam hal ini radar, sensor-sensor, rudal permukaan ke udara, batere artileri Hanud.
  2. Infrastruktur nasional lawan, meliputi struktur Kodal (para pemimpin teras dan markasnya), industri utama, sistem perhubungan dan penduduk.
  3. Kekuatan darat / laut lawan, meliputi kekuatan militer lawan untuk menduduki wilayah dan atau memanfaatkan darat/laut.

Diatas telah disinggung pula bahwa terdapat berbagai sebutan bagi sesuatu kampanye dengan tujuan yang sama. Berikut ini adalah tiga perangkat pada system klasifikasi strategi udara:

Perangkat I

Perangkat ini mengelompokkan operasi-operasi udara kedalam :

  1. Pertahanan udara
  2. Operasi udara strategis
  3. Operasi udara taktis

Operasi-operasi udara yang bersifat non-tempur, seperti angkutan udara, pengintaian udara, lawan elektronika, dan operasi udara khusus dimasukkan kedalam Operasi udara strategis dan operasi udara taktis sesuai dengan lingkup wilayah operasinya.

Perangkat II

Perangkat ini mengelompokkan operasi-operasi udara kedalam:

  1. Pengendalian udara (control of the air)
  2. Pemboman udara
  3. Dukungan udara bagi bala tempur.

Dalam literatur kekuatan udara terdapt istilah “ command of the air” dan “control of the air” yang pda dasarnya mengandung pengertian yang sama, yaitu keadaan atau situasi udara, bukan proses atau tindakan udara.

Perangkat III

Merupakan pengelompokkan yang mutakhir dan menggunakan istilah-istilah yang komunikatif dan konsisten. Perangkat ini mengelompokkan operasi-operasi udara ke dalam:

  1. Kampanye lawan udara
  2. Kampanye serangan udara strategis
  3. Kampanye anti bala darat/laut
  4. Kelompok operasi udara dukungan tempur

Menurut tradisi kedudukan pertahanan udara sama dengan kedudukan operasi udara taktis, sedangkan lawan udara merupakan pengelompokkan baru. Istilah lawan udara digunakan sebagai sebutan bagi kampanye udara untuk mencapai dan mempertahankan penguasaan udara dengan cara menangkal, menahan atau mengalahkan bala udara musuh. Itulah tadi pembahasan mengenai Sistem Klasifikasi Strategi Udara semoga bermanfaat untuk pembaca.

2 thoughts on “Sistem Klasifikasi Strategi Udara”

  1. Hi,

    Congratulation, you are back.
    Hopefully you’ll be better than past and rise up.
    May you need more employee.
    Woul you mind help to share several job vacancies for technical or engineering.
    Thank you

Leave a Comment