Contoh Teks Narasi Sejarah

2 min read

Contoh Teks Narasi Sejarah

Ayo Tingkatkan Imajinasi dengan Mendengarkan 5 Contoh Teks Narasi Sejarah Ini

Contoh Teks Narasi Sejarah

Contoh Teks Narasi Sejarah Internet

Apa contoh teks naratif pendek? Contoh teks naratif pendek dapat berbentuk fakta dan fiksi berupa penggalan novel, cerpen, cerita roman, cerita bergambar.

Berikut adalah contoh teks naratif: Setiap hari Senin, pada minggu ketiga setiap bulan, seorang gadis berusia 4,5 tahun bernama Sofia menerima undangan dari posyandu untuk menimbang dan mengukur tubuhnya.

Pagi-pagi sekali, Sofia sudah mandi dan sarapan dengan telur mata sapi favoritnya. Tepat pukul 08.30, Sofia dan ibunya sudah siap berangkat ke posyandu. Lokasinya dekat dengan rumah jadi tidak perlu naik kendaraan umum.

Cukup berjalan kaki dan melewati beberapa blok rumah, posyandu sudah terlihat. Sesampainya di posyandu, Sofia duduk di bagian pendaftaran dan ditanyai beberapa pertanyaan, misalnya umur berapa, suka main apa, bisa calistung atau tidak, dan lain-lain.

Kemudian, kader posyandu mendampingi Sofia ke alat timbang dan ukur di sudut ruangan. Hanya butuh waktu 5 menit untuk menimbang dan mengukur tinggi badan Sofia. Alhasil, tinggi Sofia menjadi 105cm dan beratnya 12 kilogram.

Selanjutnya, Anda dapat memperhatikan contoh teks naratif sejarah dunia internet berikut ini.

Internet atau Interconnected Network adalah teknologi komunikasi terkini yang memungkinkan pengguna untuk berbagi data dan informasi sekaligus berkomunikasi satu sama lain tanpa mengenal batas ruang dan waktu.

Awalnya pada tahun 1969, internet merupakan proyek Departemen Pertahanan Amerika Serikat, yaitu proyek ARPA yang disebut Advanced Research Project Agency Network atau ARPANET.

Tujuan awal dibentuknya ARPA adalah untuk kepentingan militer, yaitu menghubungkan komputer-komputer di area vital dalam menangani masalah jika terjadi serangan nuklir. ARPANET hanya menghubungkan 4 situs termasuk University of Utah, University of California, Santa Barbara, dan Research Institute. Seiring berjalannya waktu, semua kampus di Amerika ingin bergabung dengan ARPANET.

Hingga akhirnya terbagi menjadi dua yaitu MILNET untuk kepentingan militer dan ARPANET untuk kepentingan universitas atau non militer. Perpaduan keduanya disebut DARPA Internet atau lebih sederhananya dengan istilah “internet” yang bisa Anda gunakan saat ini.

Contoh Teks Narasi Sejarah Candi Borobudur

Apa tujuan dari teks naratif? Tujuannya adalah untuk berbagi informasi dan pengetahuan berdasarkan urutan waktu dan kronologis peristiwa yang terperinci kepada publik.

Berikut teks naratif sejarah candi borobudur:

Candi Borobudur merupakan salah satu keajaiban dunia berupa monumen Buddha terbesar di Indonesia dan dunia. UNESCO yang merupakan organisasi internasional di bidang pendidikan dan kebudayaan di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa, bahkan telah menganugerahi Borobudur sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Raja Samaratungga dari Dinasti Syailendra mendirikan Candi Borobudur pada tahun 824 M. Pembangunannya memakan waktu 75 tahun dan baru selesai pada masa putrinya, Ratu Pramudawardhani, pada tahun 847 M.

Candi yang terletak di kawasan Magelang Jawa Tengah ini memiliki 1 stupa induk, 72 stupa hamparan, dan 504 arca Buddha. Objek wisata populer di Indonesia ini menjadi pusat peribadatan umat Buddha, terutama saat perayaan Hari Raya Waisak.
Contoh Teks Narasi Sejarah Perang Diponegoro

Apa yang dimaksud dengan teks naratif sejarah? Teks naratif sejarah adalah teks yang berisi informasi berupa cerita sejarah, cerita masa lalu, atau asal mula terjadinya sesuatu berdasarkan kronologi waktu dan kejadian secara berurutan dan terperinci.

Berikut teks narasi sejarah Perang Diponegoro.

Perang Diponegoro terjadi pada tahun 1825-1830. Latar belakang Perang Diponegoro adalah karena tindakan sewenang-wenang pemerintah Hindia Belanda yang ingin mengerjakan proyek kereta api melalui makam leluhur Pangeran Diponegoro. Selain itu, tindakan Belanda yang terlalu terlibat di tanah air Indonesia.

Diponegoro menyatakan perang dengan Belanda pada 20 Juli 1825. Banyak ulama dan bangsawan membantu perjuangan Diponegoro. Namun, pada tahun 1827, Belanda mengerahkan bantuan perang dari Sulawesi dan Sumatera. Benteng Stelsel adalah taktik perang Belanda untuk mempersempit ruang Diponegoro dan tampaknya strategi ini berhasil.

Hingga akhirnya Belanda mengundang perundingan pada 28 Maret 1930 di Magelang. Negosiasi tidak menghasilkan kesepakatan melainkan Diponegoro ditangkap dan diasingkan ke Makassar sampai meninggal.

Sumber :