Tumbuhan Monokotil : Contoh, Pengertian, Ciri dan Manfaatnya

2 min read

tumbuhan-monokotil

Pengertian monokotil

Tumbuhan monokotil adalah tumbuhan dengan potongan biji individual. Tanaman ini merupakan salah satu dari dua tanaman berbunga, kelompok lainnya adalah tanaman dikotil (bijinya dibelah dua).

tumbuhan-monokotil

Ciri yang paling mencolok dari monokotil adalah benihnya yang soliter karena hanya memiliki satu daun institusional. Kelompok ini diakui sebagai takson (bagian dari klasifikasi tumbuhan sebagai kelas dan subkelas) dari berbagai sistem klasifikasi yang digunakan secara internasional.

Diketahui bahwa monokotil memiliki lebih dari 50 hingga 60.000 spesies, dimana spesies anggrek merupakan suku yang memiliki anggota terbanyak dengan 20.000 spesies.

Padi kini menjadi suku dengan areal budidaya terluas di dunia. Habitat dapat ditemukan di seluruh permukaan bumi.

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman https://kabarkan.com/ Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

Sifat tumbuhan monokotil

1 bentuk akar dengan sistem akar berserat.
2 Jumlah biji atau kotiledon dalam satu buah.
3 Melengkung dan sejajar pada tulang daun atau sumsum.
4 Kaliptrogen atau tutup akar Ada tutup akar atau kaliptra.
5 Akar dan isi batang Tanpa kambium.
6 Pertumbuhan akar dan batang Tidak dapat tumbuh besar.
7 Jumlah kelopak umumnya merupakan kelipatan tiga.
8 Kemudian batang dan pelindung akar institusional ditemukan di koleoptil dan akar institusional atau di keleorhiza.

Manfaat Tanaman Monokotil

Berikut beberapa manfaat tanaman monokotil yaitu:

  • Padi, jagung, gandum, tebu, sagu, dan sorgum merupakan tanaman penghasil pati.
  • Kelapa dan minyak sawit menghasilkan minyak nabati.
  • Nanas, pisang dan salak bisa dimakan sebagai buah-buahan.
  • Sereh, jahe, lengkuas, kunyit dan kencur adalah bahan obat dan bumbu masak.
  • Berbagai jenis palem dan anggrek biasa ditanam sebagai tanaman hias.

Contoh tumbuhan monokotil

Berikut beberapa contoh tumbuhan monokotil yaitu:

Amaryllidaceae

Contoh: agave cantala dan sisal atau agavensisalana.

Liliaceae (bawang)

Contoh: Bunga panjang atau Gloria superba dan lili gereja atau Lilium longiflorum.

Zingiberaceae (jahe)

Contoh: jahe (Zingiber officinale), Laos (Alpinia galanga), Kencur (Kaempferia galanga) dan kunyit (Curcuma domestika).

Poaceae (rumput)

Contoh: Jagung (Zea mays), (Cantel Andropogon Sorghum), beras (Oryza sativa) dan barley (Panicum melliacdeum).

Orchidaceae (anggrek)

Contoh: Anggrek bulan atau Phalaenopsis amabilis dan Dendrobium phalaenopsis.

Araceae (Taro)
Contoh: Sente (Alocasia macroriza), Taro (Colocasia esculenta) dan Bentul (Xanthosoma violaceum).

Arecaceae (pinang)
Contoh: kelapa sawit (Elaeis guinensis), aren (Arange Pinata), kelapa (Cocos Nucifera) dan pinang (Areca Cetechu).

Graminaeae
Di batang ini terdapat daun yang berbentuk seperti ligamen dan tulang sejajar. Daun batang ini menempel langsung pada batangnya yaitu pada setiap ruas batangnya. Bunga pada batang ini berupa telinga, dan penyerbukannya dibantu oleh angin.

Contoh: beras, rumput, tebu dan jagung.

Orchidaceae
Secara umum strain ini hidup dari ikatan dengan tumbuhan lain. Akar pada batang ini berupa akar rimpang dan memiliki sel khusus yang berguna untuk menempel pada tanaman tempatnya berada. Daunnya berdaging dan ujungnya rata. Kelopak dan kelopak bunganya masing-masing tiga.

Contoh: vanili dan berbagai jenis anggrek.

Musaceae (pisang)
Batang ini berbentuk lanset dan tulang daunnya menyirip. Batang pada batang ini adalah batang semu, bunganya berbentuk karangan bunga. Rangkaian bunga terdiri dari banyak bunga. Buah uku ini terdiri dari beberapa jenis dan umumnya diambil buahnya.

Contoh: Berbagai jenis pisang.

Zingiberaceae
Batang ini memiliki batang yang tumbuh dari rimpang. Kemudian rimpang tanaman ini merambat ke dalam tanah. Daun batang ini memiliki pelepah yang memeluk batang, dan daunnya bergantian atau berbentuk spiral. Serta memiliki mahkota tiga kelopak dan berbentuk tabung.

Contoh: kunyit, jahe, kencur dan rosario.

Palmae
Pada umumnya batang ini memiliki satu batang yang tidak bercabang, tulang daunnya menyirip, tetapi ada juga yang berbentuk kipas. Bunganya berbentuk karangan bunga atau seher, terletak di ketiak daun atau ujung batang.

Contoh: palem, pinang merah, sagu, salak, dan kelapa.

 

Sekian, semoga artikel bahan pembahasan tumbuhan monokotil kali ini membawa banyak manfaat untuk kalian semua kali ini.

 

Referensi :

  1. https://kabarkan.com/contoh-cerita-fantasi/